Sabtu, 31 Januari 2009
masih ada ya?
hari ini saya menemukan banyak hal baru di dalam kehidpan yaitu tentang adanya sebuah peluang besar dalam waktu yang sangat sempit. banyak dari temen-temen gua menjalani test dengan waktu hanya 30 menit. 30 menit adalah sebuah pertaruhan akan sebuah masa depan yang sangat panjang dan 30 menit juga yang akan membimbing mereka kepada suatu perubahan dalam hidupnya.30 menit bukanlah waktu yang panjang namun dia menyimpan sesuatu yang akan mengantarkan mereka kepada mimpi dan pengharapan akan sebuah kehidupan yang lebih mapan dan baek.
Kamis, 29 Januari 2009
akhirnya ku mememukanmu
29 januari 2009
awalnya saya udah menduga ini. saya memang seorang yang sangat tidak dapat diandalkan. baik dari segi apapun.memang saya bisa dibilang anak yang sombong.sotoy dan lain sebagainya, sekitar jam 15.00 saya mendengar berita saya gagal test di Greifsald. mungkin kabar itu bisa saya terima. tapi ada hal yang masihmengganjal pikiran saya. kenapa saya di lahirkan, knapa saya sangat angkuh(padahal saya tidak punya hal yang bisa saya banggakan maupun orang lain banggakan dari diri saya)renungan itu terus berlanjut sampai akhirnya saya menemukan apa yang saya cari selama ini yaitu kenapa saya harus menghambakan diri saya kepada Allah, knapa saya harus mengikuti ajaran nabi Muhammad, padahal kalau saya memandang dari sisi yang saya sebut dengan logical area, semua itu amat sangat memberatkan saya dan tidak sesuai dengan hati saya. lalu saya flashback lagi. saya pernah di nasehati oleh kedua orang tua saya "tidak ada toleransi untuk hal yang dilarang agama" tapi saya telah melanggar semua kecuali berzinah dan berhubungan dengan narkoba. bila orang tua saya memaba, sungguh saya ingin sekali meminta maaf dan mencuci kaki mereka, terutama ibu saya. nasihatnya banyak sekali yang saya abaikan. terima kasih juga kepada kakak saya dia yang memberi tahu kepada saya, kalau saya mulai takabur, ria dan lai-lain, itu juga salah satu renungan yang saya dapat dari dia.
singkat cerita saya bukanlah seorang yang pandai, sporti ataupun ripawan, tapi saya adalah sampah hidup yang lupa terhadap tuhannya padahal saya sudah dididik sejak tk, sd dan sma di lembaga yang mempunyai background agama yaitu Islam. saya merasa sombong, tinggi hadi dan diri serta malas. saya selalu mengacuhkan setiap perkataan orang lain dan merasa paling benar, saya ,minum minum2an keras, dan banyak mempermainkan perasaan lawan jenis(gak tau diri banget, mending gua ganteng, yang ada kalo udah liat gua kali pada bilang hoeeeeek), dan saya sering melanggar perintah orang tua(sekali lagi Nunul minta maaf ibu dan ayah) kalu ini memang sungguh menjadi saat nunul harus melangkah, saya siap, dengan segala risiko, meskipun saya harus menghabiskan darah saya. cukup bagi saya menjadi seorang penipu yang mengaku saya beriman, padahal saya sering meninggalkan perintahnya. saya harus bisa, saya harus bisa!!!!!
saya ingin meminta maaf kepada
-Allah
-Orang tua saya(am Besten Eltern auf der Welt)
-segenap keluarga yang saya cintai
-Teman2
-guru2
-tubuh saya yang telah saya dzalimi
-tempat2 yang saya dzalimi
awalnya saya udah menduga ini. saya memang seorang yang sangat tidak dapat diandalkan. baik dari segi apapun.memang saya bisa dibilang anak yang sombong.sotoy dan lain sebagainya, sekitar jam 15.00 saya mendengar berita saya gagal test di Greifsald. mungkin kabar itu bisa saya terima. tapi ada hal yang masihmengganjal pikiran saya. kenapa saya di lahirkan, knapa saya sangat angkuh(padahal saya tidak punya hal yang bisa saya banggakan maupun orang lain banggakan dari diri saya)renungan itu terus berlanjut sampai akhirnya saya menemukan apa yang saya cari selama ini yaitu kenapa saya harus menghambakan diri saya kepada Allah, knapa saya harus mengikuti ajaran nabi Muhammad, padahal kalau saya memandang dari sisi yang saya sebut dengan logical area, semua itu amat sangat memberatkan saya dan tidak sesuai dengan hati saya. lalu saya flashback lagi. saya pernah di nasehati oleh kedua orang tua saya "tidak ada toleransi untuk hal yang dilarang agama" tapi saya telah melanggar semua kecuali berzinah dan berhubungan dengan narkoba. bila orang tua saya memaba, sungguh saya ingin sekali meminta maaf dan mencuci kaki mereka, terutama ibu saya. nasihatnya banyak sekali yang saya abaikan. terima kasih juga kepada kakak saya dia yang memberi tahu kepada saya, kalau saya mulai takabur, ria dan lai-lain, itu juga salah satu renungan yang saya dapat dari dia.
singkat cerita saya bukanlah seorang yang pandai, sporti ataupun ripawan, tapi saya adalah sampah hidup yang lupa terhadap tuhannya padahal saya sudah dididik sejak tk, sd dan sma di lembaga yang mempunyai background agama yaitu Islam. saya merasa sombong, tinggi hadi dan diri serta malas. saya selalu mengacuhkan setiap perkataan orang lain dan merasa paling benar, saya ,minum minum2an keras, dan banyak mempermainkan perasaan lawan jenis(gak tau diri banget, mending gua ganteng, yang ada kalo udah liat gua kali pada bilang hoeeeeek), dan saya sering melanggar perintah orang tua(sekali lagi Nunul minta maaf ibu dan ayah) kalu ini memang sungguh menjadi saat nunul harus melangkah, saya siap, dengan segala risiko, meskipun saya harus menghabiskan darah saya. cukup bagi saya menjadi seorang penipu yang mengaku saya beriman, padahal saya sering meninggalkan perintahnya. saya harus bisa, saya harus bisa!!!!!
saya ingin meminta maaf kepada
-Allah
-Orang tua saya(am Besten Eltern auf der Welt)
-segenap keluarga yang saya cintai
-Teman2
-guru2
-tubuh saya yang telah saya dzalimi
-tempat2 yang saya dzalimi
Langganan:
Postingan (Atom)






